
Mengenal Sediaan Farmasi dalam Bentuk Larutan

Apa itu larutan?
Larutan merupakan sediaan farmasi dalam bentuk cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut secara molekuler dalam pelarut yang sesuai atau campuran pelarut yang saling larut, seperti air dan alkohol. Berdasarkan tujuan aplikasi penggunaannya, larutan dapat ditujukan untuk pemakaian oral, tetes telinga, tetes mata, dan secara topikal pada permukaan kulit.
Klasifikasi Larutan dalam Sediaan Farmasi
Berdasarkan bentuk sediaannya, larutan dapat diklasifikasikan menjadi sirup, eliksir, tinctures, dan oral drops.
Sirup
Sirup merupakan sediaan larutan yang mengandung gula yang berfungsi sebagai pembawa obat. Jika dilihat dari komponen – komponennya, sirup mengandung zat aktif berupa sukrosa sebagai zat pemanis, purified water sebagai pelarut, flavoring agents sebagai perisa, zat pewarna, dan eksipien lainnya yang dapat menjaga kestabilan obat.
Eliksir
Eliksir merupakan sediaan larutan yang mengandung pelarut berupa campuran air dan alkohol yang ditujukan untuk penggunaan secara oral. Jika dibandingkan dengan sirup, eliksir memiliki rasa yang kurang manis dan viskositas yang kurang kental karena kandungan gula yang lebih sedikit. Jika dilihat dari kelarutannya, eliksir lebih baik dalam melarutkan berbagai komponen zat terlarut dibandingkan dengan sirup karena berupa pelarut campur dan lebih stabil dalam mempertahankan zat terlarut untuk tetap berada dalam bentuk larutan (Allen et al., 2012).
Tincture
Tincture merupakan larutan yang mengandung alkohol atau campuran air dan alkohol sebagai pelarut utama yang terbuat dari bahan – bahan tumbuhan atau zat kimia dengan kandungan alkohol berkisar antara 15-80%. Kandungan alkohol tersebut berfungsi untuk melindungi sediaan terhadap pertumbuhan mikroba dan menjaga zat – zat yang larut dalam alkohol tetap berada dalam bentuk larutan.
Oral drops
Oral drops adalah sediaan obat cair yang diberikan melalui mulut dengan cara diteteskan langsung ke dalam rongga mulut atau di bawah lidah. Sediaan ini biasanya digunakan untuk memberikan dosis obat yang presisi
Itulah beberapa jenis obat berbentuk larutan yang sering kita jumpai sehari – hari. Obat yang beredar dipasaran tersebut sebelum dapat Anda konsumsi, harus melewati beberapa tahapan pengujian di laboratorium untuk mendapatkan sertifikat izin edar dari BPOM. Pengujian obat dapat dilakukan di laboratorium terpercaya seperti IML Research.
Artikel ini menarik bukan? Tunggu update artikel kami selanjutnya untuk informasi menarik lainnya!
Author: Devira
Referensi
Allen, L. V., Popovich, N. G., & Ansel, H. C. (2012). Ansel’s pharmaceutical dosage forms and drug delivery systems: Ninth edition. In Ansel’s Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems: Ninth Edition. https://doi.org/10.1177/875512251002600315.



