Bolehkah Tablet Salut Digerus? Ini Fakta yang Wajib Anda Ketahui !

Tablet merupakan salah satu bentuk sediaan obat yang paling banyak digunakan karena praktis, stabil, dan mudah dalam penggunaanya. Salah satu jenis tablet yang umum dijumpai adalah tablet salut.

Tablet salut yaitu tablet yang dilapisi dengan bahan tertentu untuk tujuan khusus seperti melindungi obat dari kondisi lambung, menutupi rasa pahit, atau mengatur bagaimana obat dilepaskan dalam tubuh.

Daftar Isi :

Apa Itu Tablet Salut dan Sistem Pelepasan Obat?

Tablet salut merupakan tablet yang memiliki lapisan luar yang dirancang untuk melindungi obat atau memengaruhi cara obat dilepaskan setelah ditelan. Berdasarkan mekanisme pelepasan obat, tablet dibagi ke dalam dua kelompok yakni tablet yang dirancang untuk pelepasan segera (immediate release) dan tablet yang dirancang untuk pelepasan termodifikasi (modified release).

Tablet immediate release melepaskan zat aktif obat dengan cepat ke saluran pencernaan. Penyerapan obat ke dalam aliran darah terjadi sangat cepat, sehingga efek obat dapat dirasakan dalam waktu singkat.

Pada tablet modified release, obat diformulasikan khusus untuk mengontrol kecepatan pelepasan zat aktif. Obat dengan pelepasan termodifikasi umumnya dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu pelepasan diperpanjang (extended release/ER) dan pelepasan tertunda (delayed release/DR).

Menurut United States Pharmacopeia (USP), obat ER dirancang agar zat aktifnya dilepaskan secara perlahan dan bertahap dalam waktu yang lebih lama setelah diminum. Sementara itu, obat DR dibuat untuk menunda pelepasan zat aktif selama beberapa waktu setelah obat dikonsumsi.

Risiko Menggerus Tablet dengan Pelepasan Termodifikasi (Modified Release)

Penggerusan tablet sering dilakukan untuk memudahkan pasien yang sulit menelan obat. Pada beberapa kondisi, tablet yang digerus dapat membuat obat diserap lebih cepat oleh tubuh karena tidak memerlukan penghancuran di lambung, sehingga proses penyerapan obat dapat berlangsung lebih cepat dan kadar obat efektif dalam darah dapat tercapai lebih singkat.

Kondisi ini dapat bermanfaat untuk terapi nyeri yang membutuhkan efek cepat dari obat.  Bagi tablet salut biasa yang hanya bertujuan untuk menutupi rasa pahit, menggerus tabletnya hanya membuat tablet terasa pahit saja.

Akan tetapi, penggerusan tablet yang disalut khusus seperti tablet dengan sistem pelepasan termodifikasi, dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Penggerusan ini akan merusak fungsi obat. Akibatnya, obat yang seharusnya dilepaskan pelan-pelan menjadi dilepaskan sekaligus sehingga meningkatkan risiko efek samping atau kelebihan dosis yang berbahaya, bahkan berpotensi fatal.

Selain itu, obat pencahar seperti bisacodyl, yang dirancang bekerja di usus besar dan memiliki lapisan yang tahan terhadap asam lambung. Jika tablet ini digerus, lapisan tersebut akan rusak sehingga obat dapat terurai oleh asam lambung dan tidak mencapai lokasi kerja obat yang seharusnya, yaitu usus besar. 

Penggerusan juga dapat meningkatkan risiko iritasi lambung, seperti pada asam asetilsalisilat, atau iritasi kerongkongan, seperti pada alendronat. Selain berdampak pada pasien, proses penggerusan tablet juga dapat menimbulkan risiko bagi tenaga kesehatan.

Serbuk obat yang terhirup saat penggerusan dapat menjadi masalah keselamatan kerja, terutama di fasilitas perawatan jangka panjang. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih cermat dalam menggunakan obat dan tidak menggerus tablet secara sembarangan.

Jika mengalami kesulitan menelan obat, konsultasi dengan apoteker atau  tenaga kesehatan merupakan langkah terbaik agar dapat diberikan alternatif sediaan yang lebih aman dan sesuai.

Pengujian Mutu Obat

Namun, untuk memastikan tablet benar-benar stabil, aman, dan bekerja sesuai fungsinya, diperlukan berbagai pengujian laboratorium seperti uji efikasi, uji toksisitas, uji stabilitas, serta pengujian mutu dan kandungan produk. Melalui pengujian yang tepat, produsen dapat memastikan kualitas produk tetap konsisten dan memenuhi standar yang berlaku.

Jika Anda adalah pengembang atau pemilik bisnis produk farmasi dan kesehatan, pastikan formulasi tablet Anda telah melalui pengujian yang akurat bersama IML Testing and Research. Konsultasikan kebutuhan uji efikasi dan pengujian laboratorium lainnya bersama tim ahli IML untuk memastikan kualitas produk Anda lebih terjamin.

Author : Jihan
Editor : Alphi

Referensi

Ahmed, N., Ly, H., Pan, A., Chiang, B., Raines, K., Janwatin, T., Hamed, S., & Dave, K. (2023). Retrospective analysis of the biopharmaceutics characteristics of solid oral modified-release drug products in approved US FDA NDAs designated as extended-release or delayed-release formulations. European Journal of Pharmaceutics and Biopharmaceutics, 193, 294–305. https://doi.org/10.1016/j.ejpb.2023.11.014 

Sus, J., Bosak, J., & Hauser, T. (2024). Crushing tablets or sprinkling capsules: Implications for clinical strategy and study performance based on BE studies of rivaroxaban and deferasirox. Clinical and translational science, 17(3), e13752. https://doi.org/10.1111/cts.13752

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi kami untuk informasi yang Anda perlukan.

Silakan konsultasikan kebutuhan pengujian produk Anda dengan tim ahli kami secara gratis.

Formulir Kontak