5 Cara Aplikasi Pemupukan yang Wajib Kamu Tahu

Pernah nggak sih kamu udah beli pupuk mahal-mahal, tapi hasil tanamannya biasa aja? Bisa jadi bukan pupuknya yang salah, tapi cara aplikasi pemupukannya yang kurang pas. Soalnya, jenis dan dosis pupuk yang tepat aja nggak cukup — cara kamu memberikannya ke tanaman juga menentukan seberapa banyak unsur hara yang benar-benar terserap.

Yuk, kenalan sama berbagai cara aplikasi pemupukan yang umum dipakai petani, dari yang paling sederhana sampai yang pakai drone.

Daftar Isi:

Ditabur, Dibenam, dan Cara-Cara di Sekitar Tanah

Cara paling klasik adalah broadcasting alias ditabur merata di permukaan tanah — cocok buat tanaman rapat kayak padi, meski berisiko bikin gulma tumbuh subur juga. Ada juga cara dibenam dalam lubang (pocket placement), biasa dipakai di tanaman tahunan seperti kopi dan sawit karena pupuk langsung dekat akar dan nggak gampang menguap.

Selain itu ada sideband (diletakkan di samping tanaman), in the row (sepanjang larikan tanam), top/side dressed (pupuk susulan di fase tumbuh), dan pop up yang dicampur langsung dengan benih saat tanam untuk memacu perkecambahan.

Aplikasi Lewat Daun (Foliar Application)

Kalau tanaman butuh hara cepat, foliar application alias semprot ke daun bisa jadi solusinya. Pupuk cair disemprotkan langsung ke permukaan daun, biasanya pakai hand sprayer untuk lahan kecil atau mesin kompresor untuk lahan luas.

Tapi hati-hati, ya — konsentrasi yang kebanyakan bisa bikin daun rusak, jadi sebaiknya semprot di bagian bawah daun pada pagi hari dan hindari waktu menjelang hujan.

Fertigasi: Pupuk Bareng Air Irigasi

Metode ini banyak dipakai di sistem hidroponik atau irigasi tetes, di mana pupuk dilarutkan langsung ke air irigasi. Karena nutrisi bisa diatur sesuai fase pertumbuhan tanaman, fertigasi terkenal efisien dan media tanamnya relatif bebas dari residu pupuk yang menumpuk.

Aplikasi dengan Drone atau Pesawat

Untuk lahan luas atau medan yang susah dijangkau kendaraan darat, seperti perkebunan di pegunungan, penyemprotan pupuk lewat drone atau pesawat kecil jadi pilihan yang makin populer. Cara ini menghemat waktu dan tenaga kerja secara signifikan, apalagi untuk hamparan sawah yang luasnya berhektar-hektar.

Infus Akar untuk Kondisi Khusus

Ini metode yang agak unik: pupuk dialirkan langsung ke jaringan tanaman lewat akar yang sengaja dipotong dan dihubungkan ke wadah infus di dalam tanah. Biasanya dipakai untuk kondisi darurat, misalnya tanaman yang lemah atau kekurangan hara akut dan butuh penanganan cepat.

Kesimpulan

Pada akhirnya, nggak ada satu cara aplikasi pemupukan yang paling benar — semuanya tergantung jenis tanaman, kondisi lahan, dan jenis pupuk yang kamu pakai. Yang penting, selalu pegang prinsip 5 Tepat: tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat cara, supaya hara yang kamu berikan benar-benar terserap optimal dan nggak terbuang percuma.

Sebelum menentukan cara aplikasi yang paling pas, ada baiknya kamu tahu dulu kandungan hara dan mutu pupuk yang kamu pakai. Yuk, uji kandungan dan efektivitas pupukmu langsung di IML Research and Testing, biar hasil panenmu makin maksimal!

Teknik Pemupukan Sehebat Apa Pun Akan Sia-Sia Jika Kualitas Pupuk Anda Buruk!

Jangan biarkan produk pupuk Anda ditolak oleh pasar atau gagal memberikan hasil panen bagi petani akibat kandungan hara yang tidak sesuai klaim. Pastikan persentase NPK, unsur mikro, dan keamanan produk Anda memenuhi standar SNI secara absolut dengan pengujian laboratorium presisi dari IML Testing and Research.

Kepercayaan konsumen pertanian sangat sulit dibangun namun mudah hancur. Validasi mutu produk pupuk Anda sekarang juga sebelum pesaing mengambil alih pasar Anda! Hubungi tim ahli kami hari ini untuk jadwal pengujian prioritas.

Author: Fachry
Editor: Lina

Daftar Pustaka

Purba, T., Situmeang, R., Rohman, H. F., Mahyati, Arsi, Firgiyanto, R., Junaedi, A. S., Sa'adah, T. T., Junairiah, Herawati, J., & Suhastyo, A. A. (2021). Pupuk dan Teknologi Pemupukan. Yayasan Kita Menulis.

Share your love

Hubungi kami untuk informasi yang Anda perlukan.

Silakan konsultasikan kebutuhan pengujian produk Anda dengan tim ahli kami secara gratis.

Formulir Kontak