Uji Antimikroba: Menilai Aktivitas Produk yang Tidak Hanya Kuat, tetapi Juga Cepat

Aktivitas antimikroba dalam suatu produk umumnya dinilai berdasarkan kemampuannya menghambat atau menurunkan jumlah mikroorganisme. Namun, efektivitas antimikroba tidak hanya ditentukan oleh seberapa kuat efek yang dihasilkan, tetapi juga oleh seberapa cepat efek tersebut terjadi. 

Oleh karena itu, pengamatan pada satu titik waktu sering kali belum cukup untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja suatu antimikroba. Diperlukan pendekatan yang dapat memantau perubahan jumlah mikroorganisme secara berkala sehingga dinamika aktivitas antimikroba dapat diamati dengan lebih jelas.

Daftar Isi:

Bagaimana Cara Melihat Dinamika Aktivitas Antimikroba Secara Lebih Mendalam?

Time-kill kinetics assay merupakan metode yang digunakan untuk melihat bagaimana aktivitas antimikroba bekerja dari waktu ke waktu. Metode ini dapat menunjukkan apakah aktivitas biosida dipengaruhi oleh konsentrasi, waktu paparan, atau kombinasi keduanya.

Dengan demikian, pengujian tidak hanya menunjukkan ada atau tidaknya aktivitas biosida, tetapi juga memberikan gambaran mengenai seberapa cepat aktivitas tersebut terjadi. Informasi tersebut membuat time-kill assay bermanfaat untuk mempelajari pola dan dinamika kerja suatu agen antimikroba, termasuk bahan biosida baru maupun kombinasi beberapa agen.

Hasil pengamatan dari berbagai titik waktu juga dapat membantu memberikan gambaran aktivitas biosida sebelum maupun setelah 24 jam pengujian. Time-kill assay dilakukan dengan memaparkan mikroorganisme uji pada bahan biosida dengan konsentrasi tertentu selama periode waktu yang telah ditentukan.

Mikroorganisme kemudian diinkubasi dalam kondisi terkontrol dan sampel diambil pada beberapa titik waktu untuk melihat perubahan jumlah mikroorganisme yang masih hidup. Sampel dari setiap titik waktu ditanam pada media pertumbuhan yang sesuai, kemudian koloni yang terbentuk dihitung untuk mengetahui jumlah mikroorganisme yang masih bertahan.

Dengan cara ini, perubahan jumlah mikroorganisme dapat diamati secara bertahap, bukan hanya berdasarkan hasil pada akhir pengujian. Hasil dari setiap titik waktu kemudian dibandingkan untuk melihat pola aktivitas biosida selama periode pengujian.

Jika jumlah mikroorganisme terus menurun, hal tersebut menunjukkan adanya aktivitas antimikroba yang berlangsung selama waktu pengamatan, sedangkan peningkatan jumlah mikroorganisme menunjukkan bahwa pertumbuhan masih berlangsung.

Keuntungan dan Keterbatasan Metode Time-Kill Kinetics Assay

Metode time-kill kinetics assay memiliki kelebihan karena relatif sederhana, tetapi dapat memberikan informasi yang cukup lengkap mengenai aktivitas antimikroba. Berbeda dengan metode yang hanya melihat hasil pada satu titik waktu, metode ini mengamati perubahan jumlah mikroorganisme pada beberapa waktu sehingga kita dapat mengetahui seberapa cepat dan seberapa besar mikroorganisme terbunuh atau pertumbuhannya dihambat.

Misalnya, jika jumlah bakteri pada awal pengujian adalah 1.000.000 CFU/mL, kemudian setelah 2, 4, 8, dan 24 jam jumlahnya terus menurun, kita dapat melihat pola penurunan tersebut. Jadi, kita tidak hanya mengetahui bahwa bahan tersebut memiliki aktivitas antimikroba, tetapi juga dapat mengetahui kecepatan dan perkembangan aktivitasnya selama waktu pengujian.

Kekurangannya, metode ini membutuhkan lebih banyak waktu, tenaga, dan sumber daya karena sampel harus diambil dan dianalisis pada beberapa titik waktu. Semakin banyak titik waktu yang digunakan, semakin banyak pula sampel, media, dan proses enumerasi yang diperlukan.

Metode ini juga tidak secara langsung menjelaskan mekanisme spesifik bagaimana bahan antimikroba membunuh atau menghambat mikroorganisme. Selain itu, karena pengujian dilakukan secara in vitro dengan kondisi yang dikendalikan, hasilnya belum tentu sepenuhnya menggambarkan kondisi di lingkungan biologis yang lebih kompleks, termasuk perubahan konsentrasi antimikroba yang dapat terjadi di dalam tubuh.

Buktikan Klaim Antimikroba Produk Anda Secara Akurat!

Klaim pemasaran seperti “membunuh 99,9% kuman dengan cepat” wajib didukung oleh data ilmiah yang valid dan teruji. Percayakan pengujian efikasi dan kecepatan aktivitas antimikroba produk Anda pada fasilitas laboratorium mikrobiologi berstandar tinggi di IML Testing and Research.

Hubungi tim ahli kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis mengenai metode uji yang paling tepat (seperti Time Kill Assay) untuk produk Anda!

Author: Dherika
Editor: Lina

Referensi

Adusei EBA, Adosraku RK, Oppong-Kyekyeku J, Amengor CDK, Jibira Y. (2019). Resistance modulation action, time-kill kinetics assay, and inhibition of biofilm formation effects of Plumbagin from Plumbago zeylanica Linn. J Trop Med, 2019, 1250645. https://doi.org/10.1155/2019/1250645.

Hossain, T.J. (2024). Methods for Screening and Evaluation of Antimicrobial Activity: A Review of Protocols, Advantages, and Limitations. European Journal of Microbiology and Immunology, 14(2), 97-115. DOI: 10.1556/1886.2024.00035.

Share your love

Hubungi kami untuk informasi yang Anda perlukan.

Silakan konsultasikan kebutuhan pengujian produk Anda dengan tim ahli kami secara gratis.

Formulir Kontak