Cara Efektif Melindungi Infrastruktur Kabel dengan Pengujian Kabel terhadap Rayap

Mengapa Pengujian Kabel terhadap Rayap Penting?

Rayap adalah hama yang dapat merusak berbagai jenis material, termasuk lapisan pelindung kabel. Meskipun rayap dikenal lebih sering merusak kayu karena kandungan selulosanya, penelitian menunjukkan bahwa kabel yang dipasang di area lembap atau di bawah tanah juga berisiko digigit rayap.

Lingkungan dengan tingkat kelembapan tinggi mempercepat pelapukan pelindung kabel, memudahkan rayap untuk menyerang. Kerusakan yang diakibatkan dapat menimbulkan gangguan arus listrik, putusnya jaringan telekomunikasi, hingga kerugian biaya yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, pengujian kabel terhadap rayap menjadi langkah awal yang penting dalam upaya perlindungan infrastruktur jaringan.

Metode Pengujian Kabel terhadap Rayap

Pengujian kabel terhadap rayap bertujuan untuk mengukur tingkat ketahanan kabel terhadap serangan rayap tanah maupun rayap kayu kering. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Thakur (2009), terdapat dua pendekatan pengujian utama yang dapat diterapkan, yaitu pengujian laboratorium dan pengujian lapangan. Pada pengujian laboratorium, kabel ditempatkan bersama koloni rayap tertentu seperti Microcerotermes beesoni Snyder dalam kondisi terkontrol untuk melihat seberapa cepat dan seberapa parah kerusakan yang ditimbulkan. 

Sementara itu, pengujian lapangan dilakukan dengan menanam kabel di area tanah yang menjadi habitat Odontotermes obesus (Rambur), sehingga hasil yang diperoleh lebih merepresentasikan kondisi nyata. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kabel dengan lapisan yang telah terdegradasi oleh kelembapan atau mikroorganisme lebih mudah digigit rayap.

Strategi Pencegahan Serangan Rayap pada Kabel

Selain melakukan pengujian, pencegahan merupakan langkah krusial untuk meminimalkan risiko kerusakan kabel. Salah satu strategi efektif adalah menggunakan kabel dengan lapisan anti-rayap yang terbuat dari bahan khusus seperti PVC atau polyethylene yang memiliki daya tahan lebih baik. Pemasangan kabel sebaiknya dihindarkan dari area yang memiliki kelembapan berlebih tanpa perlindungan tambahan, karena kondisi tersebut mempercepat pelapukan pelindung kabel. 

Inspeksi rutin sangat disarankan, terutama pada kabel bawah tanah yang jarang terlihat, guna mendeteksi tanda-tanda serangan sejak dini. Di wilayah dengan potensi serangan rayap yang tinggi, penggunaan perlakuan kimia anti-rayap dapat menjadi langkah tambahan yang mendukung perlindungan kabel dalam jangka panjang.

Jika kabel digunakan pada area lembap, bawah tanah, atau lingkungan dengan risiko serangan rayap, pengujian ketahanannya tidak dapat diabaikan. Melalui layanan uji ketahanan kabel terhadap rayap di IML Testing and Research, Anda dapat memperoleh data laboratorium yang akurat untuk menilai daya tahan lapisan kabel sebelum digunakan atau didistribusikan. 

Author: Indah Nurharuni
Editor: Sabilla Reza

Referensi:

Thakur, M. L. (2009). Laboratory and field testing of armoured optical fibre cable against termite attack. Indian Journal of Fibre & Textile Research, 34(4), 303–307.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi kami untuk informasi yang Anda perlukan.

Silakan konsultasikan kebutuhan pengujian produk Anda dengan tim ahli kami secara gratis.

Formulir Kontak